Gelombang Unjuk Rasa Meluas, Pemerintah Ambil Langkah Tegas

Sunday, 31 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo

Presiden Prabowo

JAKARTA – Pemerintah bergerak cepat merespons gelombang unjuk rasa yang memanas di berbagai daerah dan berujung ricuh, termasuk penjarahan rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Presiden Prabowo Subianto langsung turun tangan dengan membatalkan agenda luar negeri untuk fokus menangani situasi dalam negeri.

Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan aksi anarkis meluas. TNI dan Polri diperintahkan untuk meningkatkan pengamanan di kawasan vital, fasilitas publik, dan kediaman pejabat negara.

“Pemerintah mendengar suara rakyat, tetapi tindakan perusakan dan penjarahan tidak dapat ditoleransi. Aparat akan menindak tegas siapa pun yang terlibat,” ujar Prabowo di Jakarta, Minggu (31/8/2025).

ADVERTISEMENT

banner BCChost 1

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cabut Fasilitas DPR

Sebagai langkah konkret meredam kemarahan publik, Presiden Prabowo mengumumkan pencabutan sejumlah fasilitas anggota DPR yang sebelumnya menuai kontroversi. Fasilitas itu antara lain tunjangan luar negeri dan jatah rumah senilai USD 3.000 per bulan.

Keputusan ini disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperbaiki kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.

Stabilitas Ekonomi dan Politik

Selain langkah keamanan, pemerintah juga memantau ketat kondisi ekonomi. Bursa Efek Indonesia tercatat turun 1,5 persen dan rupiah melemah 0,8 persen terhadap dolar AS akibat gejolak politik. Kementerian Keuangan bersama Bank Indonesia diminta menjaga kestabilan pasar dan meyakinkan investor.

“Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengutamakan ketertiban nasional,” tegas Prabowo.

Situasi Terkini

Pasca-kericuhan, sejumlah kawasan di Jakarta dan kota besar lainnya kini dijaga ketat aparat gabungan. Rumah pejabat yang sebelumnya diserang, termasuk milik Sri Mulyani, sudah diamankan TNI. Sementara itu, beberapa aksi unjuk rasa dilaporkan mulai mereda setelah adanya keputusan pencabutan fasilitas DPR.(*)

Berita Terkait

Kunjungan Presiden RI Di Pulau Miangas, Bukti Nyata Komitmen Pemerintah Dalam Mendorong Pemerataan Pembangunan Nasional
Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie Resmi Sandang Gelar Doktor Dengan Predikat Cumlaude
Bupati Sitaro Diperiksa Terkait Dana Bencana Ruang
Kapolri Hadiri Kompolnas Award:Polri Tak Antikritik, Komitmen Terus Perbaiki Diri 
Direktur Lokataru Ditangkap, Polisi Sebut Terlebih Dahulu Jadi Tersangka
Indonesia Patriots Siap Hadapi IBL Musim 2025
Pemerintah Ambil Langkah Cepat Redam Gejolak Pasar di Tengah Gelombang Protes
Protes Nasional Memuncak, Pemerintah Umumkan Pemangkasan Tunjangan DPR Rp50 Juta
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 10 May 2026 - 07:18 WITA

Kunjungan Presiden RI Di Pulau Miangas, Bukti Nyata Komitmen Pemerintah Dalam Mendorong Pemerataan Pembangunan Nasional

Wednesday, 6 May 2026 - 11:45 WITA

Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie Resmi Sandang Gelar Doktor Dengan Predikat Cumlaude

Friday, 27 February 2026 - 20:45 WITA

Bupati Sitaro Diperiksa Terkait Dana Bencana Ruang

Tuesday, 21 October 2025 - 00:58 WITA

Kapolri Hadiri Kompolnas Award:Polri Tak Antikritik, Komitmen Terus Perbaiki Diri 

Tuesday, 2 September 2025 - 19:40 WITA

Direktur Lokataru Ditangkap, Polisi Sebut Terlebih Dahulu Jadi Tersangka

Berita Terbaru

Oplus_131072

Kepulauan Talaud

Polres Kepulauan Talaud Menangkan Praperadilan Kasus Korupsi Dandes Daran

Friday, 15 May 2026 - 15:08 WITA

Sulawesi Utara

Wartawan Geruduk Polda Sulut, Tuntut Kekerasan Diusut Tuntas

Tuesday, 12 May 2026 - 10:44 WITA