MANADO, newsline.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan pihak Bank daerah BSG mengadakan konferensi pers terkait izin Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebanyak 30 blok untuk Sulawesi Utara di ruang aulah Kacap utama BSG Manado, kamis (9/10/2025).
Dalam pertemuan bersama para awak media, kedua pihak tersebut, memaparkan keuntungan pengelolaan WPR untuk pertumbuhan ekonomi di Sulut. Masing-masing dari mereka adalah Denny Manggala, plh Kepala dinas Kominfo Sulut dan Audy Thuda pemimpin divisi perencanaan BSG.
Deny membuka sesi presentasi dengan menyebutkan bahwa potensi legalisasi WPR ini dapat membuka akses pembiayaan untuk sektor pertambangan sebap, menurut Audy sektor pertambangan di Sulut ini sejak awal sudah menimbulkan anomali bagi menguat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kontribusi pertambangan di Sulut ini masi kecil, namun penyaluran kredit produktif dari bank daerah untuk pertambangan paling besar ke dua di Sulut,” ucapnya.
Sektor pertambangan dan hukum di Sulut ini sala satu yang banyak menyerap dukungan perbankan dari bank daerah.
“Dukungan Perbankan BSG kepada masyarakat Sulawesi Utara ada sekitar 1,3 triliun, salah satu kontribusi paling besar sala selain ada di pertambangan yang legal,” tuturnya
Seturut dengan hal tersebut Deny Manggala juga memaparkan alasan pemprov Sulut dalam mendorong perizinan 30 blok WPR tersebut. Pihaknya menilai, bahwa pertambangan masuk pada potensi sektor sumber daya alam yang perlu dikelola.
Sangat di sayangkan 30 blok tersebut belum bisa diinformasikan oleh pihak publik, Deny akan memastikan bahwa informasi tersebut akan disampaikan langsung oleh pimpinannya.
“Saya juga belum bisa menyampaikan dimana saja blok-bloknya, nanti akan secara resmi disampaikan oleh pimpinan atau pak gubernur,”pungkasnya
Namun untuk memastikan pengelolaan WPR tersebut tidak berdampak buruk bagi sektor lain berupa laut maupun pertanian, pihaknya menyampaikan kepada pihak Pemprov masi terus melakukan kajian lebih lanjut. Tapi semua ini ada mekanismenya, ada perdanya, ada pergubnya. (fany newsline)








